Monumen GBN Slawi

Kabupaten Tegal / Slawi / Procot
  9705 kali   6°58'26.7"S 109°8'25.4"E

Patung GBN Slawi, kabupaten TegalAda yang pernah tau sejarah GBN? GBN merupakan kepanjangan dari Gerakan Banteng Nasional. GBN merupakan nama Komando yang dibentuk pada Januari 1950 dibawah pimpinan Letkol Sarbini. GBN ini berfungsi untuk mencegah penyebaran Gerakan DI/TII di Jawa Tengah yang dipimpin oleh Amir Fatah (bekas anggota TNI dari kesatuan Hizbullah) di bagian utara, yang bergerak di daerah Tegal, Brebes dan Pekalongan.

Gerakan DI/TII dapat ditumpas melalui Operasi Banteng Nasional pimpinan Kolonel Sarbini, Letkol Bachrum dan Letkol Ahmad Yani, pada tahun 1950.

Untuk mengenangnya, di Procot Slawi dibangun monumen GBN dan di Kecamatan Lebaksiu dibangun juga patung GBN. Menurut cerita warga sekitar, penumpasan Gerakan DI/TII di Tegal juga melewati Bukit Sitanjung di Lebaksiu.

Bangunan yang menghadap Tugu Poci ini terdiri dari  2 buah patung yang ada di sebelah utara, yaitu patung seorang tentara dan petani, pada bagian tengah terdapat dua buah menara, menara I dengan tinggi 17 meter terdapat patung Burung Garuda Pancasila dan 2 buah lambang TNI AD dan TNI AL. Sedangkan menara II dengan tinggi 8 meter terdapat lambang TNI AU dan POLRI. Sedangkan pada bagian selatan sendiri terdapat patung Jendral A. Yani.

Monumen yang diresmikan pada tanggal 5 Oktober 1976 oleh Jend. TNI Surono ini berisi juga relief perjuangan TNI bersama rakyat dengan panjang relief 45 meter dan bercatkan warna emas.

Kawasan Monumen GBN Slawi menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat Kabupaten maupun Kota Tegal. Karena di kawasan tersebut menjadi tempat berkumpulnya berbagai komunitas yang ada di Tegal. Terlebih sejak dibangunnya Patung Poci yang ada di sebelah barat monumen ini yang membuat kawasan ini hampir tidak pernah sepi terlebih jika menjelang sore hari.

 Monumen 





Radius 10 KM dari Monumen GBN Slawi



comments powered by Disqus

Lokasi

Jl. Jendral A. Yani, Procot, Slawi, Kabupaten Tegal