Imlek, Ribuan Lilin Siap Dinyalakan
1891 kali
Seperti tahun sebelumnya, menyambut Tahun Baru Imlek, salah satu acara yang bakal diselenggarakan Klenteng Tek Hay Kiong Tegal, termasuk klenteng lain di berbagai daerah, berupa penyalaan ribuan lilin.
Lilin yang bakal dinyalakan, masing-masing diberi nama sesuai pemiliknya. Lilin yang dinyalakan, ada yang ukuran sedang, dengan tinggi sekitar 1 meter. Sedang lilin raksasa ukuran lebih besar, tingginya mencapai 2 meter.
Lilin raksasa seukuran orang dewasa, pada malam pergantian Tahun Baru Imlek, satu persatu semuanya dinyalakan. Hal itu seperti terjadi di sejumlah klenteng dan tempat ibadah sejenis, menandakan dimulainya peryaan Imlek.
Sebagai persiapan, ribuan lilin berbagai ukuran, sementara disimpan di ruang khusus. nantinya, seluruh lilin pada malam pergantian tahun, dikeluarkan dari ruangan. Seperti biasa, lilin diletakan depan pintu klenteng dan dinyalakan serempak pada malam pergantian tahun. Prosesi penyalaan lilin didahului upacara sembahyang bersama. Setelah itu, setiap orang menyalakan lilin miliknya, sesuai nama yang menempel.
Penyalaan lilin di Tahun baru imlek, memiliki arti khusus. Pembeli atau si-pembakar, menurut kepercayaan, membuat keberkahan, rejeki, jodoh, serta penerangan di dunia dan akhirat. Makin besar lilinnya, kian besar rejekinya. Bahkan biasanya dituliskan nama keluarga, atau nama pemiliknya pada lilin itu.
Mereka menyalakan ratusan lilin, sebagai simbol agar tahun mendatang, kesejahteraan dan aktivitas usahanya, senantiasa diberkahi dan diberikan penerangan oleh Yang Maha Kuasa.
Ketua Yayasan Tri Dharma Tegal (YTDT), Kwee Hong Koen atau Gunawan Ade Budi, berharap dengan penyalaan lilin, segenap umat dan masyarakat, pada umumnya, bakal memperoleh kejayaan. "Kami berharap, rejeki, dan usaha di tahun baru makin jaya." (din).
Sumber: Radar Tegal 30 Januari 2014
comments powered by Disqus