Antisipasi Kecelakaan Laut, Objek Wisata PAI Dipasangi Bendera Merah

  1459 kali  

TEGAL, suaramerdeka.com - Guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan karena ombak besar dan cuaca buruk di laut, pengelola objek wisata Pantai Alam Indah (PAI) Kota Tegal memasang bendera peringatan dan batas larangan berenang. Para pengunjung yang berenang dilarang melewati batas tersebut.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) PAI, Riyanto, Senin (30/12) mengatakan, bendera merah dipasang pada jarak 50 meter dari bibir pantai. Hal itu dilakukan sejak pekan lalu, oleh petugas Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tegal.

"Akhir-akhir ini ini ombak di pantai cukup tinggi dan angin juga kencang, sehingga membahayakan pengunjung yang berenang," ujarnya.

Menurut dia, perahu wisata yang biasanya beroperasi melayani pengunjung juga terpaksa tidak dioperasikan. Hal itu mengakibatkan pengelola perahu wisata tidak bisa menikmati keuntungan, pada musim libur sekolah, libur Natal, maupun libur tahun baru. Padahal biasanya, pada musim liburan, jumlah penumpang perahu bisa mencapai 300 orang per perahu per hari.

"Kami tidak berani menjalankan perahu wisata karena berisiko apabila terkena ombak besar dan angin kencang perahu bisa oleng," katanya.

Sementara itu, dari pantauan Stasiun Meteorologi Tegal adanya daerah tekanan rendah di Laut Cina selatan sebelah utara Kalimantan dan di Samudera Hindia sebelah selatan NTT serta adanya pusaran angin bertekanan lemah di Samudera Hindia sebelah barat Sumatera menimbulkan pumpunan angin yang memanjang dari Laut Jawa sebelah timur Lampung hingga Perairan Kepulauan Sangihe.

Menurut Prakirawan, Kaharudin ST, kelembaban udara cukup tinggi serta suhu muka laut di wilayah perairan Indonesia yang hangat mempengaruhi pertumbuhan awan hujan disebagian besar wilayah Indonesia.

Kondisi cuaca di pantura diprakirakan berpeluang hujan dengan intensitas hujan ringan dengan angin bertiup umumnya dari arah selatan-barat laut dengan kecepatan 5-25 km/jam. "Tinggi  gelombang di Laut Jawa  berkisar antara 0,75-3 meter. Adanya awan gelap (cumulonimbus) di lokasi tersebut dapat menimbulkan angin kencang dan menambah tinggi gelombang," katanya.

( Wawan Hudiyanto / CN31 / SMNetwork )

Sumber: Suara Merdeka






comments powered by Disqus