Tari Kuntul Tegalan

  9767 kali  

Tari Kuntulan TegalTari Kuntul Tegalan atau Kuntulan adalah salah satu seni tradisional yang ada di Tegal, Kabupaten Tegal khususnya. Tarian ini memadukan unsur seni pencak silat dan diiringi dengan rebana dan shalawat. Jadi gerakan Kuntulan ini merupakan perpaduan antara seni Islami dan Jawa kontemporer. Apabila diperhatikan secara detail, tarian ini menggambarkan prajurit yang sedang berlatih bela diri untuk mempertahankan diri. Untuk kostumnya sendiri berwarna putih-putih.

Menurut mengenalbudayajawa.blogspot.com, kuntulan itu sendiri berasal dari kata kun – taw atau kunthauw atau kuntao yang merupakan salah satu jenis seni bela diri  dari etnis keturunan China yang tinggal di Filipina. Kuntulan juga diambil dari kata Kuntul yang berarti adalah jenis burung angsa yang berwarna putih.

mengenalbudayajawa.blogspot.com juga menambahkan tari kuntulan diperkirakan tumbuh pada masa perang Diponegoro tahun 1825 ‑ 1830. Hal ini digunakan untuk mengelabuhi Pemerintah Belanda agar Laskar‑Laskar Pangeran Diponegoro di dalam menyusun kekuatan (Gladi Keprajuritan) tidak tercium oleh Belanda, maka gerakan-gerakan bela diri tersebut diperhalus dan berirama serta diiringi dengan rebana maupun syair-syair keagamaan.

Penari Kuntulan ini minimal ada 10 orang dengan kostum atasan dan celana panjang, sepatu dan kaos kaki yang berwarna putih, ikat pinggangm kalung kace, kain dan mote, ubel dalam dan luar berplisir, dan menggunakan kipas. Untuk instrumennya sendiri menggunakan kenthing, kenthung, rebana, kendhang, bedhug, dan tentu saja sang vokalis.

Dulunya tarian ini diperankan oleh laki-laki, namun dalam perkembangannya, tarian ini juga ditarikan oleh penari perempuan. Tarian ini juga mengalami perubahan gerakan dan kostum namun tidak mengurangi makna dari Tari Kuntulan itu sendiri. Tarian ini sering dilombakan dalam beragam acara perlombaan atau pada saat event-event tertentu di Kabupaten Tegal.

Kuntulan sendiri tidak hanya ada di Tegal, namun kota-kota lain seperti Magelang, Banyuwangi, dan beberapa kota lain.

Sumber:

http://mengenalbudayajawa.blogspot.com/2012/05/tari-kuntulan.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Kuntao

http://www.tegalkab.go.id/news.php?id=568 (foto)






comments powered by Disqus