Siswa Temukan Fosil Gajah Purba !!!

  1791 kali  

SemedoSitus Semedo yang terletak di Kecamatan Kedung Banteng, Kabupa’ten Tegal merupakan situs manusia purba yang paling akhir ditemukan. Keberadaan situs semedo ini diketahui pertama kali oleh Dakri, bersama penduduk setempat menemukan himpunan fosil-fosil vertebrata pada Juni 2005.

Para ahli juga telah meneliti hasil temuan berupa fosil binatang vertebrata dan alat batu paleolitikum tersebut. Tidak hanya itu tepatnya pada tahun 2012 juga hasil penelitian mengungkapkan bahwa di situs semedo ini ditemukan kerangka manusia purba.

Alasan itulah yang menjadikan dasar kuat Sekolah Islam Terpadu MI Luqman Al Hakim Slawi Kabupaten Tegal melakukan kegiatan PPL (Praktek Pengenalan Lapangan) dengan mengunjungi langsung situs semedo pada Sabtu (9/11).

Didampingi Pak Dakri dan Mba Tanti sebagai guide, siswa-siswi melakukan survey langsung ke kawasan ditemukannya berbagai macam peninggalan purbakala yang masih berserakan. Layaknya arkeolog mereka mencari fosil yang tersebar di area situs.

Penasaran dengan apa yang ditemukan, setiap temuan-temuan benda-benda asing selalu anak-anak tanyakan kepada Pak Dakri atau Mbak Tanti Asih. Dengan sabar keduanya menjelaskan setiap temuan-temuan siswa. Ada yang menemukan batuan-batuan seperti batu konglomerat, batu granit, kerang purba, batu karang, bahkan ada yang menemukan kepingan fosil gigi gajah purba.

Tanti juga dengan penuh antusias membantu anak-anak MI Luqman Al Hakim. Ia bahkan memeragakan bagaimana mengukur skala dari tiap temuan benda-benda purbakala di situs semedo ini. “Pengukuran skala bertujuan untuk mengetahui ukuran sebenarnya fosil yang ditemukan, biar tidak salah persepsi ketika disajikan dalam bentuk gambar,” ungkap Tanti. Semua hasil temuan siswa langsung diserahkan kepada penjaga situs semedo untuk dilestarikan.

Agenda PPL tersebut diikuti oleh 96 siswa-siswi kelas IV MI Luqman Al Hakim. Pihak Polres Tegal dan Kodim 0712 Tegal juga turut memberikan support armada yang mengangkut anak-anak menuju situs tersebut.

Menurut Dakri, mulai 2015 rencananya pemerintah sudah bersiap membangun museum untuk melestarikan cagar budaya ini. Ia berharap banyak ini akan berdampak pada pembangunan akses jalan dan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat daerah sekitar.[]

Sumber: FB MI Luqman Al Hakim






comments powered by Disqus